Artikel
Profil Desa
| VISI |
Terwujudnya Desa Sukaratu sebagai desa yang Relijius Islami, kondusif, mandiri dan sejahtera Tahun 2021
| MISI |
- Terwujudnya masyarakat Desa Sukaratu yang beriman, bertakwa, dan berakhlakqulkarimah
- Terwujudnya masyarakat Desa Sukaratu yang aman, tertib dan tenang dalam menjalankan kehidupan sehari-hari
- Terwujudnya masyarakat Desa Sukaratu yang Mandiri
- Terwujudnya masyarakat Desa Sukaratu yang sejahtera
| Batas Desa |
| Sebelah Utara | Desa Banjarsari( sungai Cihanjuang) |
| Sebelah Selatan | Desa Sukaresik |
| Sebelah Timur | Desa Tanjungsari( Sungai Cikidang ) |
| Sebelah Barat | Desa Cipondok |
| Geografis |
Saat ini Desa Sukaratu termasuk kedalam Wilayah Kecamatan Sukaresik. Pembentukannya berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tasikmalaya Nomor 34/Pm tanggal 18 April 1980.
Luas keseluruhan Desa Sukaratu adalah sebesar 175,792 Ha
| a. Tanah Sawah, meliputi | |||
| Irigasi teknis | : | Ha | |
| Irigasi setengah teknis | : | Ha. | |
| Pengairan sederhana (Tadah Hujan) | : | Ha. | |
| Irigasi non PU | : | Ha. | |
| b. Tanah darat, meliputi | |||
| Pekarangan | : | 28,285 | Ha. |
| Tegalan | : | Ha. | |
| Kolam | : | 2,012 | Ha. |
| Ladang | : | 72,200 | Ha |
| Pengangonan | : | Ha | |
| Hutan lindung | : | Ha | |
| Lain-lain | : | 13,300 | Ha. |
| Jumlah | : | 175,792 | Ha. |
Wilayah Desa Sukaratu berada pada ketinggian 500 m diatas permukaan laut dengan spesifikasi sebagai derah dataran rendah sehingga bila musim penghujan termasuk sebagaian besar daerahnya sering dilanda banjir akibat dari meluapnya air dari Sungai Ciupih di bagian selatan dan Sungai Cihanjuang di bagian utara Desa Sukaratu.
Keadaan iklimnya termasuk beriklim tropis dengan suhu rata-rata antara 220– 280 Celcius dengan curah hujan rata-rata pertahun 200 mm dengan jumlah hari hujan efektif selama satu tahun sebanyak 82 hari. Curah hujan tertinggi terjadi pada bulanNopember, dengan musim hujan terjadi antara bulan Oktober – Mei dan musim kemarau terjadi antara bulan Juni – September.
Desa Sukaratu termasuk desa pengembangan padi organik pola SRI (System Rice Intensification) di wilayah Tasik Utara dengan mempertahankan pola tanam serempak pada musim Penghujan seluas 60 Hektar yang sudah biasa dipertahankan sepanjang musim penghujan sebagai warisan dari generasi terdahulu. Pola tanam serempak ini merupakan ciri yang khas bagi masyarakat Desa Sukaratu yang tidak dimiliki oleh masyarakat Desa tetangga. Sehingga dengan pola tanam serempak ini pengendalian, pengelolaan dan pemeliharaan sawah pertanian mendapat hasil yang memuaskan petani.


Pemerintah Desa Sukaratu Menggelar Pelatihan Satlinmas Desa